Sabtu, 10 November 2018

Penyebab Oli Motor Berkurang

by mariana  |  in Otomotif at  November 10, 2018

Oli mesin motor bermanfaat mengurangi keausan dampak gesekan antara komponen, mendinginkan suhu mesin serta membersihkan ruang mesin dari beberapa kotoran. Untuk keausan dampak gesekan komponen sebagai salah satu yang krusial, butuh diredam dengan oli mesin supaya usia pakai mesin motor lebih panjang.

Penyebab Oli Motor Berkurang

Di lain sisi, sejalan dengan pemakaian sehari-hari, tanpa disadari volume oli mesin tidak jarang bertidak lebih alias bahkan nyaris habis. Bertidak lebihnya oli mesin motor ini berisiko memengaruhi kemampuan sampai merusak mesin. Meski umumnya oli mesin membikin lapisan film yang tipis di permukaan besi sebagai perlindungan, tapi sebab volumenya semakin bertidak lebih alias habis, lapisan itu tidak lagi bisa melindungi.

Ada beberapa penyebab oli mesin motor tidak jarang bertidak lebih. Salah satunya sebab adanya kebocoran dampak ulir baut pembuangan oli mesin telah halus alias terkikis. Perlahan tapi pasti, dalam waktu relatif tidak lama kebocoran ini membikin oli mesin cepat bertidak lebih. Sebagai indikasi kebocoran merupakan apabila ada tetesan oli mesin di area parkir motor.

Kebocoran pada seal klep (katup) menjadi penyebab berikutnya. Kondisi ini dikarenakan seal klep yang telah getas. Oli mesin yang dipompa naik ke kepala silinder untuk melumasi mekanisme katup (noken as, rocker arm serta katup), tidak lagi bisa dihalau oleh seal. Jadi masuk ke ruang bakar serta bakal terbakar sedikit demi sedikit. Indikasinya, bisa dilihat pada knalpot yang mengeluarkan asap putih serta dibasahi oli. Solusinya, segera ganti seal dengan pemasangan yang benar.

Dinding silinder yang baret menjadi penyebab lainnya. Dinding silinder yang tergores dampak minim pelumasan bisa menciptakan lubang yang bisa dimasuki oli mesin menuju ruang bakar. Oli pun semakin bertidak lebih sebab ikut terbakar serta keluar melewati knalpot berupa asap putih.

Keluarnya oli mesin ke knalpot juga dampak ring piston yang aus. Ring piston yang tidak lagi rapat dengan dinding silinder, membikin oli mesin mudah masuk ke ruang bakar. Di lain sisi, campuran bahan bakar-udara juga bisa masuk ke ruang oli yang berarti tekanan kompresi mesin bertidak lebih. Apabila dinding silinder tergores serta ring piston telah aus pasti butuh membongkar mesin (overhaul) untuk pembetulan.

Penyebab berikutnya merupakan jarang mengganti oli mesin. Terlebih dengan mobilitas yang tinggi alias tidak jarang memacu kecepatan tinggi, oli mesin bakal cepat mengalami penguapan. Oli mesin yang berada di bawah batas minimal, tidak lagi bisa melumasi komponen mesin serta menyebabkan kerusakan fatal serta lebih dini.

Disarankan, bila belum lama diganti sebaiknya oli mesin ditambahkan bila bertidak lebih. Tidak hanya itu, gunakan merek oli mesin serta kekentalan yang sama. Umpama, apabila sebelumnya memakai oli Deltalube Daily SAE 10W30, maka bisa ditambahkan dengan oli mesin yang sama. Apabila tidak sama merek oli mesin, berpotensi merusak mesin sebab kandungan aditif di dalam oli mesin tidak sama.

Proudly Powered by Blogger.